September:Hey kamu.. *wink*
Balairung,
The Silent dan Pizza Hut,
Carrefour,
putri malu, pencarian DVD Jomblo dan Deborah AC *ketawa guling-guling*,
danau sebelum kuliah dan gazebo ijo bareng temen-temenku,
dan satu hari sebelum puasa.
Oktober:
Buka puasa bersama di rumah,
insiden di depan Depok Town Square *mhwahahaha.. masih inget lho..*,
Lebaran hari kedua,
nikahannya Amel,
Kuntilanak *huh.. ngga serem ya??*
November:
Cassino Royale,
Ketemu Adik kecil di Hongkong University,
Wisuda, dan
Seminar Sidang Pra-skripsi.
Desember:
Cibening (plus kotoran burung dan pipis kelelawarnya) *nyeahahaha*,
Eragon,
DVD Trans America *ihik..*,
Martabak keju,
dan tahun baruan di rumah tante.
Ada yang kelewat ngga?
Berangkat seperti biasa, sampai di terminal Kampung Rambutan, saya baru sadar bahwa dompet itu ketinggalan di kamar *huhuhu...*
Dengan kondisi seperti yang sudah saya sebutkan di atas tadi, maka rencana saya berubah menjadi seperti ini..
Tapi hari ini, ternyata si abang angkotnya malah berhenti di terminal. Duh..
“Jalan Baru.. habis.. habis.. habis..”
“Lah Bang, gak balik lagi?”
“Enggak tuh, Neng. Berhenti dulu disini..”
“Terus saya bayarnya gimana dong?”
“Emang kenapa?”
”Dompet saya ketinggalan Bang.. *memasang muka sendu* Kan kalo abang balik lagi saya bisa pulang ke rumah terus ngambil dompet...”
“Ya turun dari sini aja, Neng.. Terus nyambung lagi..”
Ih dong-dong.. Kalo turun disini kan saya mesti bayar. Bayar pake apa? Fotokopian outline kuliah??
Dan tiba-tiba, ada supir angkot lain yang menghampiri kami..
“Nggak punya uang ya Neng??” sambil nyengir2.
“Iya.. dompetnya ketinggalan di rumah, Bang,” tetep pasang muka curhat.
Akhirnya, dengan sedikit malu-malu (iya malu, abis dimana lagi ada penumpang yang dipinjemin uang buat pulang sama supir angkot? Huhuhu...) saya mengambil uang itu.
Tapi saya tetep pergi ke kampus, tetep mengumpulkan revisi skripsi, tetep mengerjakan tugas kelompok, walaupun ternyata hari ini ngga ada kuliah. Dengan bekal uang tiga ribu yang tadi dipinjemin sama si abang angkot.
Dan sekarang saya sedang online sambil menunggu adik saya yang akan datang sambil membawa dompet tercinta.
Masih terharu sama abang angkot yang tadi.
Oh abang, betapa besar jasamu. Bersedia meminjamkan ongkos agar aku dapat menuntut ilmu demi membangun bangsa ini di masa depan.. hiks hiks..
*puisi mode ON*
Yah, walopun pada akhirnya hari ini ngga ada kuliah, tapi saya jadi tetep bisa mengumpulkan dan mengerjakan tugas-tugas hari ini.
Huahahaha..
Makasih ya, Bang *wink*
Saya ngga akan lupa.
Nanti kalo ketemu lagi, pasti saya bayar :D
Nah,
Salam sayang untuk semua.
PS:
Buat Spedaman dan Adik Kecil, peernya menyusul yaaa..
Oke oke.. saya balik lagi untuk ngasih tahu jadwal saya selanjutnya.
Penting gitu?
Penting dong ah, buat saya.. nyeheheheheh..
Hmm... Mari kita lihat..
Seminar pra-skripsi saya sudah berlalu.
Yang belum hanyalah laporan praktek kerja perorangan dan kelompok yang harus dikumpulkan tanggal 29 Desember paling lambat pukul 12 siang hari.
Lalu, hapalan bahasa Korea saya karena hanya mata kuliah itu saja yang ada ujian akhirnya.
Dari 6 mata kuliah yang saya ambil semester ini, hanya Bahasa Korea Sumber I yang ada ujian akhirnya. Sisanya hanya tugas-tugas paper yang harus dikumpulkan.
Aaahhh... senaaaanggg.. hehehe..
Lalu, jadwal selanjutnya adalah rencana liburan tahun baru ke cottage di pinggir pantai bersama teman-teman kuliah :D hohoho..
Kembali masuk kuliah awal Februari, dan mulai gerilya untuk menyusun jadwal bimbingan dan mengumpulkan data penelitian kesana-kemari.
Melihat jadwal-jadwal itu, sepertinya saya kan baik-baik saja.
(yah, maksudnya sepertinya saya ngga akan mengalami depresi berlebihan akibat data penelitian yang simpang siur sampe harus mencabik-cabik semua kertas itu menjadi serpihan kemudian menghadap pembimbing skripsi saya dengan mata bengkak karena habis menangis.. sebuah ketakutan yang berlebihan mengenai penelitian skripsi.. ihik..)
Ayo tante Bedingfield, semangati saya!
I am unwritten, can't read my mind, I'm undefined
I'm just beginning, the pen's in my hand, ending unplanned
Staring at the blank page before you
Open up the dirty window
Let the sun illuminate the words that you could not find
Reaching for something in the distance
So close you can almost taste it
Release your inhibitions
Feel the rain on your skin
No one else can feel it for you
Only you can let it in
No one else, no one else
Can speak the words on your lips
Drench yourself in words unspoken
Live your life with arms wide open
Today is where your book begins
The rest is still unwritten
Oh, oh, oh
I break tradition, sometimes my tries, are outside the lines
We've been conditioned to not make mistakes, but I can't live that
way
Staring at the blank page before you
Open up the dirty window
Let the sun illuminate the words that you could not findNatasha Bedingfield - Unwritten
Apa kamu akan mencintaiku seumur hidupku?Bagaimana cinta itu bertahan sampai di penghujung umur seseorang, kita hanya akan mengetahuinya saat waktu itu telah tiba, atau mungkin telah terlewati.
Tidak, karena aku akan mencintaimu seumur hidupku..